Perintah Dasar Linux (revisi 140701-r02)

Kembali

Rangkuman perintah dalam Tutorial ini:
  • Pola Umum: command spasi option spasi target
  • cd [nama_direktori]: masuk ke direktori [nama_direktori].
    • cd ..: keluar satu tingkat dari direktori yang sedang aktif.
  • chmod [option] [nama_target]: mengubah izin akses (baca, tulis, eksekusi) target berkas atau direktori.
    • *chmod -700 [nama_berkas]: mengubah izin akses berkas (7 untuk diri sendiri artinya bisa baca, tulis, eksekusi, 0 untuk grup dan 0 untuk publik artinya tidak ada izin apapun).
  • ls: list isi direktori yang sedang aktif.
    • ls -al: list isi direktori yang sedang aktif bersama status lebih detail.
  • command > [nama_berkas_target]: melakukan perintah command, dan hasil output nya dimasukkan ke berkas [nama_berkas_target].
  • mkdir [nama_direktori]: membuat direktori baru dengan nama [nama_direktori].
  • more [nama_berkas_teks]: melihat isi teks [nama_berkas_teks].
  • rm [nama_berkas]: menghapus berkas [nama_berkas].
  • rmdir [nama_direktori]: menghapus direktori [nama_direktori]. Perintah tidak dapat dilakukan jika direktori ada isinya.
    • rm -rf [nama_direktori]: menghapus direktori [nama_direktori] beserta semua isinya.

Tutorial Perintah Dasar Linux

Asumsi: di akhir setiap perintah, anda menekan tuts Enter di papan ketik (keyboard) anda.

  • Lihat isi home direktori anda. Ketik:
    $ cd
    $ pwd
    $ ls
    $ ls -al

    pwd berfungsi melihat anda berada di direktori mana, sedangkan ls berfungsi melihat isi direktori tempat anda sedang berada.
  • Buatlah sebuah direktori (folder) baru sesuai dengan KELAS anda di dalam home direktori anda. Sebagai contoh KELAS saya adalah TESTING, ganti dengan KELAS anda. Ketik:
    $ mkdir TESTING
  • Buatlah tiga buah sub-direktori sekaligus di dalam direktori "KELAS" tersebut. Salah satu direktori ialah NPM anda. Sebagai contoh NPM saya adalah 1202000818, ganti dengan NPM anda! Ketik:
    $ mkdir TESTING/1202000818/ TESTING/test1/ TESTING/test2/
  • Masuklah ke direktori "KELAS" dan lihat isinya. Ketik:
    $ cd TESTING/
    $ ls -al
  • Hapuslah direktori "test1/" dan "test2/". Ketik:
    $ rmdir test1/ test2/
  • Silakan periksa sisa dari isi direktori. Ketik:
    $ ls -al 

  • Masuklah ke direktori NPM anda (contoh "1202000818"). Ketik:
    $ cd 1202000818/
  • Buat direktori baru "Lab00". Ketik:
    $ mkdir Lab00
  • Masuk ke direktori "Lab00"
    $ cd Lab00
  • Sekarang masukkan output dari perintah ls -al yang kita coba di atas ke berkas dirlist.txt.
    $ ls -al > dirlist.txt
  • Lihat isi teks dirlist.txt
    $ cat dirlist.txt
  • Sekarang mari kita belajar tentang hak akses. Hak akses dalam Linux dipisahkan dalam tiga bagian besar yang berbeda dalam hal peruntukan, yaitu bagian pertama mengatur hak akses untuk pemilik berkas / direktori, bagian kedua untuk para user yang berada dalam grup yang sama dengan pemilik berkas / direktori, dan bagian ketiga mengatur hak aksees pengguna lain yang tidak ada hubungannya dengan pemilik berkas / direktori. Setiap bagian ini punya tiga jenis hak akses, yaitu hak baca, tulis dan eksekusi. Mari kita lihat lagi jenis izin yang ada untuk berkas dirlist.txt:
    ls -al

    Di sini kita lihat bahwa hak akses dirlist.txt adalah - rw- r-- r--. Strip pertama menandakan dia bukan direktori, kalau direktori strip akan diganti dengan huruf d. Tiga karakter pertama (rw-) adalah bagian pertama dalam hak akses, yaitu hak untuk pemilik berkas (anda sendiri). ada huruf r artinya berkas tersebut bisa dibaca (*r*ead), ada huruf w, artinya berkas tersebut bisa ditulis (*w*rite), sedangkan tanda strip artinya pemilik tidak punya hak e*x*ecute, kalau punya hak strip akan diganti x. Demikian juga tiga karakter kedua (r--) adalah hak akses untuk user yang satu grup dengan pemilik berkas dan tiga karakter terakhir (r--) adalah hak akses untuk user lain yang tidak ada hubungannya dengan pemilik berkas.
  • Untuk bisa mengubah hak akses, kita harus mengingat kembali hubungan bilangan desimal dan binary. Hak akses ini ditulis berdasarkan posisi binary nya. Sebagai contoh untuk hak rw- (bisa baca, bisa tulis tidak bisa eksekusi) kalau kita terjemahkan ke dalam bahasa binary (bisa = 1, tidak bisa = 0) maka rw- akan menjadi 110. Bila kita terjemahkan dalam bilangan desimal, 110 adalah 6. Maka untuk hak akses hanya baca dan tulis, kita menggunakan angka 6. Contoh kedua adalah hak akses grup kedua, r--, jika diterjemahkan ke binary jadi 100 yang kemudian diterjemahkan ke desimal jadi 4. Jadi untuk memberi hak akses hanya baca, kita menggunakan angka 4. Demikian seterusnya. Sekarang mari kita ubah izin baca untuk berkas dirlist ini terhadap kita sendiri.
    $ chmod 222 dirlist.txt
    $ ls -al

    Ini artinya kita mengubah hak akses yang aktif terhadap diri sendiri adalah 2 (010 alias w alias hanya bisa tulis), hak akses terhadap user yang sama dengan grup kita juga menjadi 2 dan hak akses terhadap user umum juga 2. Karena itulah di bagian hak akses dirlist.txt berubah menjadi --w--w--w-. Nah mari kita buktikan bahwa hak aksesnya sudah berubah dengan mengakses isi dirlist.txt.
    $ cat dirlist.txt

    Bisa dilihat bahwa dirlist.txt yang harusnya kita bisa lihat isinya sekarang ketika kita coba lihat lagi menjadi dikatakan tidak punya izin akses.
    cat: dirlist.txt: Permission denied
  • Nah, sekarang mari kita ubah lagi hak aksesnya agar kita dapat melihat lagi isinya.
    $ chmod 755 dirlist.txt
    $ cat dirlist.txt

    Sekarang isi dirlist.txt sudah terlihat lagi.
  • Sekarang kita akan melihat IP yang diberikan oleh Virtual Box dan memasukkannya ke dirlist.txt lalu melihat hasilnya.
    $ ifconfig
    $ ifconfig eth0 >> dirlist.txt
    $ cat dirlist.txt

Demikian akhir Tutorial Perintah Dasar Linux.

FAQ:
  1. Q: Tulung! Saya jalan2 melihat direktori di Ubuntu dan bingung home directory saya dimana???
    A: Home directory anda ada di /home/, diakses dengan:
    $ cd ~

    Atau tutup saja sesi terminal saat ini dan buka sesi terminal baru.

Kembali
Kembali ke list Wiki